Workshop PPDS Kedokteran Kelautan Unram: Strategi Kuat Cetak Spesialis Tangguh untuk Sektor Maritim

Matakaro.listberita.id – Mataram – Workshop PPDS Kedokteran Kelautan digelar Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Mataram pada Kamis, 26 Februari 2026. Kegiatan ini dilakukan secara daring untuk memperkuat dan mengembangkan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) Kedokteran Kelautan yang masih tergolong baru.

Workshop ini dimoderatori Ketua Program Studi PPDS Kedokteran Kelautan FKIK Unram, Dr. dr. Yoga Pamungkas Susani, M.Med.Ed., Sp.KL, Subsp.PP(K). Acara dimulai pukul 13.30 WITA melalui Zoom Meeting dan diikuti berbagai pemangku kepentingan dari dunia pendidikan dan sektor maritim.

IMG 20260228 121913 282

PPDS Kedokteran Kelautan dibuka secara resmi oleh Dekan FKIK Unram, Dr. dr. Arfi Syamsun, Sp.KF., M.Si., Med. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa tujuan workshop adalah mengumpulkan bahan analisis eksternal terkait pasar calon mahasiswa serta calon pengguna lulusan spesialis kedokteran kelautan.

Menurut Arfi Syamsun, sosialisasi pangsa pasar lulusan masih belum optimal. Terutama dalam menjangkau stakeholder kemaritiman dan kepelabuhan, baik milik pemerintah maupun swasta. Padahal, kebutuhan tenaga medis spesialis di sektor maritim dinilai semakin penting.

Ia juga menegaskan bahwa PPDS Kedokteran Kelautan FKIK Unram merupakan program yang relatif baru. Izin penyelenggaraan resmi diterbitkan pada 16 Juni 2023. Sejak berdiri, program ini menghadapi sejumlah tantangan agar dapat berkembang sejajar dengan program spesialis lain, termasuk dalam memastikan outcome lulusan SpKL.

IMG 20260228 121826 446

Workshop ini menghadirkan Ketua Kolegium Kedokteran Kelautan, Dr. dr. Hisnindarsyah, SpKL., Subsp. KT(K)., SE., M.Kes., MH., C.FEM., FIHFAA., FISQua., FRSPH, FIMMA sebagai narasumber utama. Kehadirannya dinilai penting karena pengalaman dan kompetensinya yang luas di bidang kedokteran kelautan.

Dalam paparannya bertajuk “Pemaparan Kompetensi PPDS KL”, Dr. Hisnindarsyah menjelaskan standar kompetensi yang harus dimiliki calon spesialis kedokteran kelautan. Materi ini menjadi fondasi dalam memastikan mutu lulusan serta kejelasan wilayah pengabdian SpKL di Indonesia.

Ia juga memberikan pandangan ke depan mengenai peran strategis lulusan SpKL dalam sistem pelayanan kesehatan maritim nasional. Kompetensi yang jelas diharapkan mampu menjawab kebutuhan sektor pelayaran, pelabuhan, hingga industri kelautan.

Selain itu, dr. Hesti Ekawati, M.MTr., Sp.KL., Subsp. KT (K) hadir sebagai pemateri kedua. Ia memaparkan peluang pasar pengguna lulusan, terutama di bidang kepelabuhan dan transportasi laut. Penjelasan tersebut memperkuat analisis kebutuhan riil terhadap tenaga spesialis kedokteran kelautan.

Workshop ini juga melibatkan pimpinan dari sejumlah fakultas kedokteran di Indonesia. Di antaranya dari Universitas Hang Tuah, Universitas Hasanuddin, dan Universitas Pattimura. Kehadiran para dekan dan wakil dekan menunjukkan semangat kolaborasi antar perguruan tinggi dalam memajukan kedokteran kelautan.

Dalam sesi diskusi, Sekretaris Program Studi FK UHT, Dr. dr. Titut Harnanik, Sp.KL, Subsp PH turut memberikan masukan. Ia menekankan pentingnya peran SpKL dalam membangun maritime resilience atau ketahanan maritim nasional.

Melalui workshop ini, FKIK Universitas Mataram menegaskan komitmennya untuk memperkuat kualitas pendidikan, memperluas jejaring pengguna lulusan, serta memastikan lulusan SpKL memiliki kompetensi yang terstandar dan relevan dengan kebutuhan sektor maritim Indonesia. (Red)

Trending Topic

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

Related news