KABANJAHE – Matakaro.listberita.id – Tepat satu tahun sudah Kabupaten Karo berada di bawah kepemimpinan Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes. Mengusung latar belakang unik—perpaduan antara disiplin tinggi seorang Jenderal polisi dan empati mendalam seorang dokter spesialis—Antonius Ginting berhasil membawa napas baru dalam tata kelola pemerintahan di Tanah Karo. Selasa (17/02/2026)
Bukan sekadar janji politik, setahun terakhir menjadi saksi bagaimana “konsistensi” menjadi kata kunci dalam setiap kebijakan yang ia telurkan.
1. Menghidupkan Kembali Roh “Gotong Royong”
Salah satu perubahan paling kasat mata adalah kebersihan lingkungan. Antonius Ginting tidak hanya memerintahkan dari balik meja, namun konsisten turun ke lapangan memimpin gerakan Gotong Royong.
Bagi sang Bupati, kebersihan adalah wajah martabat daerah wisata. Selama setahun, agenda bersih-bersih lingkungan setiap pekan menjadi napas baru yang melibatkan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Ia berhasil mengubah stigma bahwa kebersihan hanya tanggung jawab petugas sapu, melainkan tanggung jawab kolektif seluruh warga Karo.
2. Sentuhan “Dokter” dalam Pelayanan Publik
Sebagai seorang dokter, Antonius paham betul bahwa birokrasi yang sakit akan menghasilkan pelayanan yang buruk. Fokus utamanya adalah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabanjahe dan pelayanan kependudukan.
Transformasi RSUD: Peningkatan fasilitas dan keramahan pelayanan menjadi prioritas. Ia konsisten memastikan ketersediaan obat dan kesigapan tenaga medis.
Adminduk Tanpa Sekat: Pelayanan kependudukan kini lebih responsif. Masyarakat tidak lagi dipersulit dalam mengurus KTP, Kartu Keluarga, hingga akta kelahiran, berkat sistem yang lebih transparan dan cepat.
3. Investasi Masa Depan melalui Pendidikan
Di bawah kepemimpinannya, sektor pendidikan mendapatkan atensi serius.
Antonius meyakini bahwa SDM Karo yang unggul adalah kunci memutus rantai kemiskinan. Ia konsisten memantau pemerataan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah, memastikan fasilitas pendukung belajar mengajar layak, dan memberikan motivasi bagi para tenaga pendidik untuk terus berinovasi.
4. Disiplin “Gaya Jenderal” dalam Tata Kelola ASN
Membawa disiplin kepolisian ke dalam birokrasi, Antonius Ginting secara konsisten menekankan pentingnya integritas bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
”Disiplin bukan untuk mengekang, tapi untuk memastikan rakyat terlayani dengan tepat waktu,” tegasnya dalam berbagai kesempatan.
Hasilnya, tingkat kehadiran dan produktivitas ASN di lingkungan Pemkab Karo menunjukkan grafik peningkatan yang signifikan. Budaya kerja yang profesional kini mulai mengakar kuat di kantor-kantor dinas.
5. Revolusi Pertanian: Dari Lau Baleng hingga Pasar Global
Pertanian adalah urat nadi ekonomi Karo, dan di sinilah sang Bupati memberikan manuver strategisnya:
Optimalisasi Lahan Rawa Lau Baleng: Lahan yang selama ini kurang produktif mulai dioptimalkan untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.
Jeruk Karo Mendunia: Antonius tidak ingin Jeruk Karo hanya berjaya di pasar lokal.
Melalui standarisasi kualitas dan perluasan jaringan distribusi, ia konsisten mendorong branding Jeruk Karo agar memiliki daya saing internasional. Upaya ini memberikan harapan baru bagi petani jeruk untuk mendapatkan nilai ekonomi yang lebih tinggi.

Refleksi Satu Tahun
Kepemimpinan Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius GintinGiSP.OG, M.Kes selama setahun ini adalah manifestasi dari kerja keras yang terukur. Ia berhasil memadukan ketegasan militer untuk mendisiplinkan birokrasi dengan ketulusan dokter untuk mengobati keluhan masyarakat.
Tanah Karo kini sedang bersolek, bukan hanya secara fisik, tapi juga secara mentalitas pelayanan dan kemandirian ekonomi.
Penulis : Daris Kaban



